Hening. Clarissa hanya diam dan menatap Aiden yang sejak tadi hanya duduk di depannya dengan bibir mengulum senyum lebar. Rasanya aneh melihat tingkah pria yang sejak tadi hanya diam dan memandangnya tanpa berpaling. Bahkah, Clarissa sudah berulang kali mencoba untuk mengatakan sesuatu, tetapi selalu saja dicegah oleh Bastian. Membuat Clarissa memilih diam dan menunggu Bastian mengatakan sesuatu. Bastian mulai mengalihkan pandangan, menatap ke arah pintu ruangan yang tidak juga terbuka, membuat Clarissa yang melihat ikut memutar tubuh dan menatap lekat. Namun, tidak ada apa pun, membuat Clarissa mengerutkan kening dalam dan kembali menatap ke arah Bastian. “Bastian,” panggil Clarissa pelan. Bastian yang sejak tadi fokus dengan pintu mulai

