Bagian 35

1054 Kata

Clarissa menatap wajah putrinya dengan senyum sumringah. Rasanya, sudah lama dia tidak melihat senyum dari bibir mungil Olivia, membuatnya betah dan terus saja melihatnya. Bahkan, dia tidak ingin berkedip sama sekali, membuat Olivia yang tengah berbaring hanya diam dengan tatapan polos. “Olivia masih ada yang sakit?” tanya Clarissa dengan suara merdu yang mengalun lembut. Olivia hanya membuka mulut, tetapi masih terasa kaku, membuatnya hanya menggeleng dan kembali menutup mulut. Clarissa yang melihat mengulas senyum dan menghela napas pelan. “Jangan dipasakan, Sayang. Kita coba perlahan, ya?” ujar Clarissa memberikan semangat untuk putrinya. “Sekarang, Oliv buka mulut dan sarapan lagi. Biar cepat sembuh dan bisa bermain dengan mama.” Olivia hanya menurut. Dia mulai menganggukan kepala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN