Bagian 89

1756 Kata

            Hening. Friska hanya diam dan duduk dengan tenang di dekat Bastian. Tidak ada yang terucap sama sekali dari keduanya. Semua hanya sibuk dengan pikirannya masing-masing. Hingga Bastian yang sejak tadi melirik ke arah Friska berdehem pelan, mencoba mengusir keheningan yang sejak tadi dia rasakan.             Friska yang mendengar mulai mengalihkan pandangan dan menatap ke arah Bastian lekat.             “Ada apa, Bas?” tanya Friska dengan tatapan lekat.             Bastian menatap ke arah Friska dan mengulas senyum canggung. “Bukan apa-apa. Aku hanya merasa kalau sejak tadi kamu diam. Tidak mau mengatakan sesuatu, gitu?” sahut Bastian diiringi tawa kecil.             Friska yang melihat tingkah Bastian hanya diam, mengamati pria tersebut dan mulai tertawa kecil. Entah mengapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN