Love Hurts!

911 Kata

“Aku lebih suka dengan hubungan kita. Bisa berada di sampingmu seperti sekarang sudah lebih cukup. Biarkan mimpi ini terus berlangsung tanpa harus berhenti karena sebuah pernikahan.” Andrew tersenyum miris. “Maafin aku, Dee. Seharusnya kamu pergi jauh dariku, nggak ada yang bisa kamu harapkan dari iblis sepertiku.” Delia mengusap rahang kokoh Andrew dan tersenyum manis. “Bukankah sesama iblis harus saling melengkapi?” Andrew tersenyum tipis. Ia mempertipis jarak di antara mereka dan mengecup lembut bibir Delia. Jika mencintai harus menyakiti, maka biarkanlah mereka seperti ini. Sedari awal hanya luka yang menyatukan mereka, maka biarkanlah sakit itu juga yang menentukan akhir hubungan mereka. *** Ballroom hotel itu tampak mewah dengan hiasan berwaran gold dan juga para tamu undangan y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN