Sekelompok orang berpakaian hitam itu menatap Daiyan dengan pandangan sinis. Salah satu dari mereka maju ke depan dengan menggenggam sebuah parang. Benda tumpul yang terbuat dari besi. Biasanya Daiyan melihat benda-benda tajam seperti itu saat dirinya masih SMA. Tentu saja saat Daiyan masih menjabat sebagai panglima perang. Tetapi, itu hanya masa kelam dirinya dan teman-temannya. Sebab, kini semua temannya telah sukses dengan jalan hidup masing-masing. Namun, benda itu muncul lagi di depan mata Daiyan, membuat lelaki arogan dengan ekspresi dingin ketika di depan musuh mendelik terkejut. Ia tidak tahu mengapa orang-orang ini membawa benda tajam dan menghadang dirinya. Terlebih ini bukanlah malam hari, melainkan siang hari yang banyak sekali pejalan kaki melintas. Daiyan bukan mempermasala

