Part 53. Sederet Pesan

1228 Kata

"Dulu, mama ngelarang aku naik motor karena takut aku kecelakaan kayak papa. Tapi sekarang, mama sudah pake mobil tetap aja kecelakaan, Ga."  Yona menyuarakan isi hatinya pada Rangga. Saat ini mereka sedang duduk di depan ruang perawatan Arfa. Setelah Arfa tertidur lelap, Yona keluar ruangan untuk menghirup udara segar. Menemani Rangga yang duduk sendirian. “Nggak boleh ngomong gitu, Na. Semua yang terjadi ini sudah takdir dari Allah. Nggak ada yang bisa kita salahkan untuk itu.” Ucap Rangga sembari bersandar di kursi panjang tempat dia dan Yona duduk bersebelahan. Rasa lelah mulai mendera. Kepalanya sedikit pusing, badannya juga mulai terasa pegal. “Bukan, Ga. Aku bukan nyalahin siapa-siapa. Cuma ya aku nggak habis pikir aja, selama ini mama ngelarang banget aku naik motor, katanya sup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN