Amarah

1019 Kata

Arsen semakin kagum pada gadis yang menjadi calon istrinya. Namun, dirinya tak mampu menutupi kesedihannya saat ini karena keberadaan Mona belum juga dia ketahui. "Oh iya," ucap Bayu kemudian. Baik Arsen dan Satria sama-sama menatapnya. "Untuk ... perempuan tadi, siapa? Lusi?" tanya pria itu memastikan. "Iya. Lusi namanya, Pak," balas Satria membenarkan. Bayu kemudian beralih menatap sang CEO. Tatapannya tajam dan lurus pada pria itu. "Pak Satria. Bisa minta tolong untuk meninggalkan kami berdua sebentar?" tanya Bayu sembari memberikan senyuman ramah yang dibuat-buat. "Baik, Pak. Silakan." Tanpa penolakan Satria segera beranjak dari duduknya dan keluar dari ruangan sang CEO. Baru beberapa langkah saja dia sudah dihadang oleh Lusi. Gadis itu ternyata memang menuruti perintah sang ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN