Mona dan Arsen kembali masuk ke dalam dua bilik yang saling berdampingan itu. Selama mengganti pakaian, Arsen terus menggoda dengan memikirkan hal-hal kotor mengenai Mona. 'Mona. Saat ini kita ada di kamar pas loh. Apa kamu nggak penasaran mau bales ngintipin aku?' goda pria itu. Mona hanya menghela napasnya agar tidak kelepasan memarahi sang atasan. Karena jarak Arsen yang berada dalam radius satu meter, maka gadis itu bisa mendengar isi pikirannya. Tak mau berlama-lama, Mona segera keluar dengan pakaiannya. Gadis itu pun segera menyerahkan gaun pengantin pada Wulan yang masih menunggu mereka. "Makasih, ya, Wul," ujarnya. "He em." Kini gadis itu memilih duduk sembari mainkan ponselnya. Beberapa saat kemudian, Arsen muncul dari kamar pas. Pria itu melihat calon istrinya ternyata sudah

