Ketulusan Sebastian

1249 Kata

"Hei, sudah merasa lebih baik?" tanya Sebastian ketika Amber beranjak dari kasur. Setelah mengangguk lesu, wanita itu memegangi lehernya yang terasa gersang, "Aku mau minum." Dengan sigap, Sebastian mengambilkan segelas air. Selagi wanita hamil itu membasahi kerongkongan, ia mengusap kepalanya lembut. “Tubuhmu sudah tidak terlalu panas,” gumamnya lega. Sambil mengelap mulut, Amber menurunkan pandangan. Ia tidak ingin kesedihannya terlihat. “Terima kasih, Bas. Aku bisa melewati masalah ini berkat bantuanmu.” “Aku tidak melakukan apa-apa, Amber,” desah Sebastian seraya mengembalikan gelas ke atas meja. Kemudian, dengan alis berkerut samar, ia menatap temannya lekat-lekat. “Tapi, apa kau yakin masalah ini sudah berlalu?” Sang wanita terdiam sejenak. Keraguan telah membebani pikirannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN