. Jantung Jasmin serasa hampir lompat dari tempatnya saat tubuhnya berbalik, kaget setengah mati, Rei ternyata ada di belakangnya, dan tubuh mereka hampir bertabrakan karena jarak Rei terlalu dekat dengan Dirinya. “Pak Rei? Ngagetin banget sih, aku hampir mati gara-gara sakit jantung tahu!" ucap Jasmin dengan nafas megap-megap. Tangannya memegangi dad*anya yang terasa nyeri, jantungnya terlalu kuat berdebar. Jantung Jasmin kembali tak karuan, saat Rei tiba-tiba menaruh kedua tangannya di meja keramik dapur di belakang tubuh Jasmin. Tubuh tinggi pria itu mengungkungi tubuh Jasmin yang tingginya hanya se janggut Rei. Jasmin refleks memundurkan wajahnya saat tangan Rei perlahan terulur pada wajahnya "m-mau apa kamu?" Ucap wanita itu gugup. Tuk, Jasmin tak bisa memundurkan kepalanya l

