Hatshi-hatshi…!” Jasmin masih saja bersin-bersin walau ia sudah keluar dari kamar bekas gudangnya. Semua sudah beres tinggal menunggu penyedot debu membersihkan debu-debu lembut menyesakkan hidung. Jasmin melarikan diri di dapur. Bersyukur, akhirnya selesai juga tugas nya membersihkan kamar bekas gudang Rei. Angan yang tak ingin tidur sekamar dengan Rei adalah pelecut semangatnya karena ia beres-beres sendiri. Rei yang tidak mendukung dirinya pindah di kamar itu tentu tidak akan membantunya, justru berharap Jasmin menyerah, lalu menyerahkan dirinya pada Rei. Jangankan Rei, pembantu rumah tangga yang biasa mengurusi kebersihan apartemen pun baru datang jam delapan, ia molor, sebab harus merawat ibunya dulu yang sedang sakit, ia juga menolak untuk membantu Jasmin. Bu Aini, wanita 50

