PART 43

1062 Kata

Tephie terbangun dengan mata sembab. "Sayang, kamu nangis?" Tephie melihat ke arah Ardi yang menatapnya cemas. Ardi mengusap pipi Tephie yang lembab karena air mata. Ardi menarik lembut Tephie hingga bersandar di dadanya. "Mau cerita?" Tephie menangis karena mimpinya semalam. Tephie duduk sendirian di sebuah taman yang sangat indah. Rasanya damai saat berada di sana. Saat sedang berjalan-jalan, seorang anak kecil menghampirinya. Anak yang sangat cantik. Tangan kecilnya menggamit tangan Tephie dan mengajak Tephie berjalan di sekitar taman. Saat itu hati Tephie merasa sangat bahagia. Entah mengapa dirinya merasakan cinta pada anak kecil ini. Rasanya tidak ingin melepaskan genggaman mungilnya. Tengah asik berjalan, anak kecil itu berhenti lalu menatap Tephie dengan senyum manisnya. Teph

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN