Perekrutan Ilegal

2014 Kata
Dua Warior tiba-tiba muncul dengan mengeluarkan hawa keberadaan yang luar biasa kuat, Ye Zhun langsung bersembunyi dari mereka karena mengira mereka adalah termasuk orang-orang yang mengincarnya. Dari pandangan Ye Zhun, kedua orang Warior ini adalah keberadaan yang kuat. Jika Ye Zhun melawan mereka secara bersamaan meskipun ada kemungkinan untuk menang namun akan ada kerugian yang dialaminya, berbeda lagi jika ia melawan mereka satu persatu. “Kemana orang itu pergi?” “Yang Zhi... Apa menurutmu dia benar-benar bisa diandalkan? Kalo tidak salah selain dagger miliknya, tak ada yang spesial dari perlengkapannya. Apa kau yakin dengan semua ini?” “James kau tenang saja! Aku tidak pernah salah dalam menilai seseorang orang, disaat aku melihat orang itu aku merasakan sebuah kekuatan yang sangat luar biasa. Terasa dingin sekaligus hangat dalam waktu yang sama, aku sampai merinding saat merasakannya.” James mengkerutkan dahinya seolah mengatakan bahwa semua ucapan dari temannya ini terlalu berlebihan, namun ia sadar bahwa ini pertama kalinya melihat temannya sesemangat ini ketika menilai seseorang. Berangkat dari alasan itu pun akhirnya ia mempercayai Yang zhi. “Jika membandingkan dengan ketua Guild kita maka mana yang lebih hebat?” “Hmm... Jika menilai dari segi kekuatan maka ketua Guild lebih unggul karena dia adalah Spieler yang masuk dalam daftar High ranker, tapi jika dilihat dari kualitas mana serta potensi maka orang ini jauh lebih kuat. Aku percaya bahwa tak akan butuh waktu lama untuknya masuk ke dalam daftar high ranker!” Karena tak merasakan bahaya dari kedua orang ini, akhirnya Ye Zhun keluar untuk memastikan sendiri apa tujuan mereka. “Apa kalian mencari ku?” ucap Ye Zhun dari belakang mereka. Kedua Warior ini segera membalikkan tubuh dan mengarahkan senjatanya ke Ye Zhun, mereka tak bisa merasakan kehadiran Ye Zhun sehingga kaget saat Ye Zhun muncul secara tiba-tiba. “K-Kau! Bagaimana bisa ada di belakang kami?” Yang Zhi yang terkejut menjadi terbata-bata saat kemunculan Ye Zhun, namun ia mengingat kembali niatnya dan segera menaruh kembali senjata miliknya. “Jangan hiraukan itu, kembali ke pertanyaan sebelumnya. Apa kalian mencari ku?” “Iya! Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan mu.” “Kalau begitu katakanlah, aku tak ingin membuang-buang waktu. 5 koin gold itu bukanlah jumlah yang sedikit!” “Kau- Yang Zhi segera menghentikan James saat ia terprovokasi oleh ucapan Ye Zhun, Yang Zhi di sini sadar bahwa sebagai Spieler yang independen jumlah biaya yang dibayarkan setiap hari sangatlah banyak. Oleh karena itu ia bisa mengerti mengapa Ye Zhun tak ingin membuang-buang waktu saat di dalam dungeon, ia harus memanfaatkan seluruh waktunya dengan bijak sehingga harga yang dibayarkan juga setimpal. “Kalau begitu langsung kepada intinya! Aku menginginkan bantuan mu dalam sebuah misi perburuan.” ***** Guild adalah otoritas yang mengatur seluruh aktivitas yang melibatkan Dungeon ataupun Monster, adapun juga misi yang mana diminta oleh pemohon dengan jumlah upah sesuai dengan kesulitannya. Kuatnya sebuah guild ditandai dengan pengaruh yang ia berikan, biasanya cara paling mudah untuk melihat kuat tidaknya sebuah guild hanya dengan melihat siapa yang memimpin atau sesulit apa misi yang telah di selesaikan. Adapun perekrutan anggota di luar party juga seharusnya melalui persetujuan party karena bisa dibilang orang yang di rekrut itu menjadi anggota sementara guild sendiri, karena itu ia memiliki hak yang hampir sama dengan anggota guild. Biasanya perekrutan di luar sepengetahuan guild akan mendapatkan denda dan itu biasanya tak sedikit, oleh karena itu perekrutan kali ini membuat Ye Zhun kebingungan. “Apa ini perekrutan ilegal?” “Tidak-tidak... Selama guild tak mengetahui hal ini maka kita semua aman, meskipun di ketahui oleh pihak guild juga kami akan bersedia membayar pinaltinya.” “Dari guild mana kalian?” “Kami dari guild Ravens, guild terbesar setelah guild Scorpion.” Guild Ravens, adalah guild pendatang baru yang dengan sekejap menjadi guild terbesar setelah Scorpion. Hal ini terjadi karena kharisma yang dimiliki oleh ketua guild nya The Gold Gauntlet, seorang Spieler high ranker yang datang ke kota Tarantas dan tiba-tiba mendirikan sebuah guild. Dengan kecepatan yang luar biasa guild miliknya berkembang pesat mengalahkan guild Diaken yang sebelumnya berada di atasnya, guild ini di sukai oleh para Spieler karena hanya sedikit mengambil bagian dalam harta yang di dapatkan oleh Spieler. Jika Scorpion dan Diaken mengambil tiga puluh persen, guild Ravens hanya mengambil lima belas persen sehingga mereka lebih banyak di pilih oleh Spieler baru. “Tentu saja kami akan membayar mu dengan bayaran yang sedikit lebih banyak, namun kau juga harus merahasiakan ini dari ketika Guild.” Karena sudah mengkonfirmasi bahwa orang-orang ini tidak memiliki niat jahat, Ye Zhun berpikir bahwa kesepakatan ini lumayan bagi dirinya. “Baiklah! Apa yang harus aku lakukan?” “Ayo ikuti kami terlebih dahulu, akan aku jelaskan diperjalanan.” Ye Zhun pun mengikuti kedua orang ini, mereka membawa Ye Zhun ke lantai dua puluh yang mana belum pernah dihinggapi olehnya. Dari kejauhan ia sudah melihat beberapa orang yang sepertinya merupakan party dari Yang Zhi, itu di karenakan mereka terlihat sangat senang ketika melihat Yang Zhi mendekat. Alasan Yang Zhi merekrut Ye Zhun adalah karena temannya yang memiliki Class Assasin saat ini tak bisa mengikuti perburuan sedangkan perburuan kali ini merupakan perburuan terpenting bagi Yang Zhi, Ye Zhun di tugaskan untuk mengganti peran sebagai Assasin agar kekurangan party dapat terpenuhi. “Baiklah Ye Zhun, ini semua adalah teman-teman separty ku. Seperti yang ku jelaskan sebelumnya tugas mu hanya menggantikan Assasin kami yang tak bisa ikut hari ini.” Satu Tank, dua Warior, satu mage dan satu Priest. Untuk sebuah party tentunya peran-peran yang ada belumlah cukup, party ini hanya memiliki satu penyerang jarak jauh yaitu mage, sedangkan yang lainnya hanya berfokus untuk serangan jarak dekat. Dengan tiadanya seorang Ranger maka akan sulit melawan musuh yang tak bisa di dekati, namun yang membuat Ye Zhun berdecak kagum pada mereka adalah kekuatan mereka semua rata-rata sama dan keseluruhan sangatlah kuat. Terutama si Tanker, ia mengeluarkan aura yang sangat luar biasa mencekam daripada yang lainnya. “Mari lewati perkenalan karena waktu adalah uang bagi ku, kalian cukup memanggil ku dengan Ye Zhun saja.” “Baiklah jika begitu!” Tak ada rasa kecurigaan yang tersirat dari orang-orang ini kepada Ye Zhun, mungkin mereka tak terlalu memperdulikan Ye Zhun karena levelnya yang masih rendah dibandingkan mereka. “Kalau begitu akan ku jelaskan sekali lagi! Misi kita kali ini adalah mengambil telur dari ular merah raksasa, kita harus mengambilnya sebanyak 3 butir telur sebagai persyaratan dari misi ini. Apa semuanya sudah mengerti?” “Ya kapten!” jawab mereka serentak. “Bagus! Mari saling melindungi satu sama lain.” Berbeda dari party-party yang sebelumnya Ye Zhun temui, party ini mengingatkan Ye Zhun pada Coutali. Mereka semua sangat kompak dan yang terpenting serius terhadap apa yang tengah di hadapi saat ini, tak ada rasa iri ataupun yang lain hanya mencoba menikmati hidup dengan sistem yang ada di dunia ini. Mereka sampai di sarang ular merah raksasa dan langsung memasukinya dengan hati-hati, seperti apa yang di sorakkan sebelumnya mereka berusaha saling menjaga satu sama lain saat ini. Ular merah raksasa sendiri adalah monster yang sedikit lebih kuat daripada Werewolf, seperti namanya tubuh mereka sangatlah besar dengan sisik-sisik berwarna merah yang sangat keras bahkan tak mudah untuk di gores menggunakan pedang. Ular ini juga memiliki racun yang bisa melumpuhkan manusia selama tiga hari penuh, cara terbaik mengalahkan ular ini adalah dengan menusuk matanya terlebih dahulu. “Ini dia!” Tak butuh waktu lama mereka sudah menemui dua ekor ular merah raksasa yang menggeliat sembari menjulur-julurkan lidahnya, tekanan yang di berikan ular ini sangatlah luar biasa bahkan jika orang yang setengah siap kemungkinan akan pingsan saat melihat ular ini. “Sulit untuk melawannya sekaligus! Mari bagi menjadi dua tim.” “Jika tak bisa langsung di bunuh maka tahanlah selama mungkin, saat sudah membunuh salah satunya kedua tim akan langsung bergabung untuk membunuh ular yang tersisa.” Mengikuti usulan dari Yang Zhi, akhirnya party ini dibagi menjadi dua bagian. Yang Zhi bersama Tank dan Priest, sedangkan Ye Zhun bersama James dan mage. Tentu saja tim Ye Zhun akan sedikit mengalami kerugian karena terlalu banyak attack dealer daripada Defens, namun ternyata Defense milik James jauh lebih besar daripada Yang Zhi meskipun mereka sama-sama seorang Warior. Akhirnya James berperan sebagai tank di barisan paling depan untuk menahan serangan dari ular ini sedangkan Ye Zhun dan mage berperan untuk menyerang ular agar bisa di kalahkan. “Mari berpencar!” Mereka langsung berpencar mengikuti tim masing-masing, karena sarangnya lumayan besar maka pergerakan dari Ye Zhun dan yang lainnya bisa lebih leluasa. Ssshhhh.... Ular merah raksasa ini menyadari pergerakan Ye Zhun dan yang lainnya, ia mulai menyerang James yang ada di barisan paling depan. Banggg.... Perisai James terbentur keras dengan kepala dari ular merah raksasa ini dan menghasilkan suara yang sangat keras sehingga ular yang satunya juga menyadari Yang Zhi, untungnya tank Yang Zhi segera mengaktifkan Taunting sehingga ular itu tak menghampiri Ye Zhun. “Sialan! Ular ini sangat kuat, kalian bersiaplah!” Tangan James gemetar memegang perisainya seusai serangan tiba-tiba dari ular ini, namun ia tak menyerah dan berdiri tegak untuk melindungi Ye Zhun dan lainnya. “Seranglah sesuai dengan aba-aba ku!” “Oke!” James memancing ular merah raksasa ini agar menyerangnya kembali dengan memukul-mukulkan pedang pada perisainya, ular itu pun terprovokasi dan kembali menyerang James. Brangg.... “Sekarang!” Si mage langsung melancarkan sihir yang telah di persiapkan nya sedari tadi sedangkan Ye Zhun menunggu momentum di saat sihir milik mage ini mengenai ular. “Flame Vortex!!” Api yang membentuk sebuah tornado besar tiba-tiba tercipta dan langsung membakar ular merah raksasa, ular itu menggeliat ke segala arah dengan tubuh yang di penuhi oleh api. Namun itu tak cukup untuk membunuhnya, meskipun ular itu sudah melemah namun ia juga masih belum mengeluarkan racun andalannya. “James! Lindungi dia” Ye Zhun langsung melompat ke arah monster itu dengan sekuat tenaga, ia berlari menyusuri tubuh ular raksasa ini menuju kepalanya. Namun yang tak di sangka ular ini mulai menyemburkan racunnya ke segala arah. Shhhhhss.... James berfokus melindungi si mage dengan perisainya sedangkan Ye Zhun terus berlari ke kepala monster sembari menghindari racun yang berjatuhan, kecepatan Ye Zhun semakin meningkat seiring semakin mendekatnya ia ke kepala monster. Tepat di saat monster ini menemukan Ye Zhun telah dekat dengan kepalanya, ia tiba-tiba menyemburkan racunnya dengan sangat cepat ke arah Ye Zhun. “Ye Zhun!” James mencoba memperingati Ye Zhun akan hal itu namun semuanya terlambat karena dalam penglihatannya ia sudah melihat Ye Zhun terkena oleh racun itu, ia hanya bisa menunduk kecewa mengetahui hal itu dan menyalahkan diri sendiri karena tak terlalu membantu dalam mengalahkan monster ini. “Terlalu cepat untuk bersedih!” James mengangkat kepalanya begitu mendengar ucapan dari Ye Zhun, ia tak percaya apa yang sedang ada di hadapannya saat ini. Ye Zhun berada tepat di atas kepala ular merah raksasa ini dan mulai menancapkan daggernya sekuat tenaga. “Matilah monster besar!” Jleb... Crasshhh... Shhhhhss.... Dalam satu hentakan dagger miliknya menancap di kepala mosnter ini, serangannya sangatlah kuat bahkan hingga menembus ke kepala bagian bawah monster. Cahaya biru yang begitu terang terlihat dari dagger milik Ye Zhun ketika berhasil menembus kepala dari monster ini, ia kemudian menebaskan daggernya ke arah depat sehingga kepala ular ini terbelah menjadi dua bagian. “B-Bagaimana mungkin?” “Bahkan pedang ku kesulitan dalam menembus sisik ular ini.” Ye Zhun kemudian melompat dari atas ular ini meninggalkannya yang masih menggeliat meskipun kepalanya sudah terbelah. “Huh... Itu tadi hampir saja!” “Ye Zhun! Apa kau baik-baik saja?” “Tentu! Ayo kita bantu mereka.” ***** Yang Zhi saat ini tengah menghadapi kesulitan melawan ular merah raksasa, tanknya sudah mulai kelelahan karena terlalu banyak menerima serangan dari ular ini, Priest juga hampir kehabisan mana karena terus menerus memulihkan keduanya. Ia hanya bisa memberikan sedikit luka kecil pada tubuh ular namun itu tak berefek banyak bagi ular ini, dalam keputusasaan ia menyadari bahwa misi ini bukanlah pilihan yang tepat bagi kekuatannya saat ini. Bughh.... Tubuh dari ular ini sedikit terlempar seperti ada sesuatu yang sangat besar memukulnya, dari kejauhan ia bisa melihat sesosok manusia sedang memberikan pukulan telak pada tubuh ular dan itu juga yang menyebabkannya terlempar. “Ye Zhun!?”
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN