Perburuan dengan party asing

1179 Kata
Hidup adalah mengenai pilihan. Kau harus selalu membuat pilihan dan hasilnya, masa depan akan di tentukan. Seseorang yang ku kenal melambaikan tangannya ke arah ku yang tengah berjalan menuju tempat biasa spieler masuk ke dalam dungeon. “Ye Zhun! Disini!” Masa depan seperti apa yang kau miliki? Apakah kau puas dengannya? Atau justru sebaliknya? Semua itu ditentukan oleh pilihan yang kau buat. Aku menghampirinya secara perlahan dan membuat senyum kecil kepada kerumunan ini. “Selamat siang! Maaf aku terlambat” Suatu pilihan dapat dapat mengubah seluruh kehidupan mu. Apakah kau membuat pilihan yang benar dalam hidup mu? “Ehem! Karena sebelumnya kami tak mengenalkan diri kepada mu maka sepertinya ini merupakan saat yang tepat. Aku Xu Feng! Leader dari party ini dan Class ku Warrior” “Dia Liu Mang dengan Class Tank, Dia Xia Lan class nya adalah Priest, Ini Jun Xue dengan classnya Mage dan yang terakhir adalah Zhen Tuan dengan Class Tank.” Sepertinya pembagian Class yang di katakan oleh Clara sebelumnya memang benar adanya, namun mengapa Class milik ku tak muncul seperti yang lain. Jika begini aku tak tau harus mengatakan apa Class ku pada mereka, namun sepertinya berbohong bukanlah pilihan yang buruk untuk saat ini. “Salam kenal semuanya, nama ku Ye Zhun dan Class ku adalah Assasin.” “Kalau begitu aku akan mengatakan alasan mengapa kami ingin merekrut mu Ye Zhun, seperti yang kau lihat disini party kami memiliki 2 orang Tank yang menyebabkan kekurangan damage dealer di lini depan.” “Akibatnya aku kesulitan saat melawan monster sendiri di saat tank menjaga Priest dan mage agar tidak terkena serangan monster, oleh karena itu aku ingin merekrutmu supaya kau bisa menjaga Priest dan juga mengalahkan monster yang mendekat.” Aku tak sepenuhnya paham dengan apa yang dikatakan Xu Feng barusan, kosakata yang masih terasa asing di kepala ku meskipun telah mendiami tempat ini selama beberapa minggu. Namun pada intinya aku hanya harus mengalahkan monster dan menjaga Priest saja. “Baiklah aku siap!” jawab ku dengan tegas. “Kalau begitu ayo masuk ke dalam Dungeon!” Kami pun masuk ke dalam Dungeon bersama-sama, kali ini Dungeon yang di masuki adalah Dungeon tingkat C. Dungeon yang memberikan jelas berbeda daripada Dungeon yang sebelum-sebelumnya ku masuki, tekanan dari energi mana yang menyengat di kulit ku begitu masuk ke dalam dungeon ini. Seakan tak memberi waktu untuk memeriksa keadaan di dalam dungeon, tiba-tiba muncul sekawanan monster yang langsung berlari ke arah kami begitu menyadari kehadiran kami. Karena sepertinya anggota party ini tak ada yang menyadari kedatangan monster, maka aku berteriak sekuat tenaga agar mereka bersiap menghadapi mereka. “Ada Monster yang berlari ke arah kita sekarang!” Mendengar teriakan ku, kedua tank yang tadinya hanya melihat-lihat sekitar mulai dalam keadaan bersiap di lini depan dengan mengedepankan perisai mereka. “Semuanya ambil posisi!” teriak Xu Feng. Mage yang bersiap-siap dengan sihirnya, tank yang melihat lurus ke depan menantikan datangnya monster, warrior yang berusaha untuk tenang meskipun sebenarnya gugup dan seorang Priest yang bersiap memberikan sihir buff untuk anggota party nya. Tak ku sangka bahwa mereka ternyata se solid ini, sepertinya mereka telah melakukan perburuan berkali-kali sehingga bisa seperti sekarang. Groaaaarrr.... Muncul sekawanan serigala berwarna merah dengan taring besar yang runcing di mulutnya, mereka dengan sangat cepat berlari ke arah kami. Brakk... Kedua tank kami berhasil menahan tubrukan dari serigala-serigala ini, tanpa aba-aba lagi Xu Feng menyerang mereka begitu serigala-serigala itu masuk ke jangkauan serangannya. Jun Xue yang berperan sebagai mage pun menyerang serigala yang berusaha menyerang Xu Feng dari arah lain, meskipun tak bisa membuat mereka mati namun ia bisa mengalihkan target mereka. “Ye Zhun jaga Xia Lan! Mereka mengincar dia sekarang” “Oke!” Monster-monster ini pun mulai mengepung kami dari segala arah, aku langsung bergerak ke arah Xia Lan dan membunuh monster yang mau menyergap nya. Craasshh... Aku berhasil membunuh dua serigala yang mencoba menyerang Xia Lan saat ini, Xu Feng dan lainnya juga melakukannya dengan sangat baik. Meskipun pada awalnya mereka sedikit kesulitan namun berkat pengalaman mereka monster sejenis ini bukanlah lawan yang terlalu susah, akhirnya serigala-serigala ini berhasil dikalahkan. “Terima kasih Ye Zhun! Berkat kau aku tadi selamat” ucap Xia Lan pada ku. “Tidak, itu memang tugas yang sudah Xu Feng berikan pada ku. Yang lainnya juga sangat hebat sehingga aku tak perlu membantu mereka untuk mengalahkan monster-monster itu,” jawab ku. Xu Feng mulai menghampiri ku dengan wajah yang menyeringai. “Itu tadi sangat hebat Ye Zhun! Satu serangan saja kau berhasil membunuh monster itu, aku rasa memang tak salah meminta bantuan mu kali ini.” “Terima kasih, ini kali pertama ku melakukan perburuan dengan party jadi maafkan aku jika melakukan kesalahan.” “Ha ha ha, apa yang kau katakan? Kami semua justru sangat terbantu dengan kehadiran mu” Mungkin kata itu sudah beberapa kali ku dengar dalam kehidupan ku, namun entah mengapa aku sadar bahwa hanya kali ini aku merasakan ketulusan dari kata-kata itu. Entah mengapa di bagian terdalam dari diri ku mengatakan bahwa seharusnya aku memang berada di tempat ini, tempat dimana kematian begitu dekat dengan diri ku sehingga aku perlu merebahkan diri ku untuk mengalaminya. “Apa aku seharusnya pergi ke dunia milik game master saja?” Itulah yang terngiang-ngiang di kepala ku saat ini, monster, sihir dan hal lainnya membuat ku merasakan ketenangan dan kenyamanan yang sebelumnya tak pernah ku rasakan. Namun meski begitu aku masih ingin kembali ke kehidupan ku yang sebelumnya dan menata kembali dari awal. Setelah itu kami terus melanjutkan perburuan dan berjalan semakin dalam ke dungeon, sepanjang perjalanan kami terus mengalahkan monster-monster yang ada. Status ku naik sedikit demi sedikit seiring semakin banyaknya monster yang ku kalahkan, pada akhirnya kami sampai di ruangan boss dan berkerja sama dalam mengalahkannya. Boss monster kali ini adalah Druga Red Saber Fang, seekor serigaka yang memiliki ukuran cukup besar dengan taring besar dan tandung yang tajam di kepalanya. “Ayo!!” Karena musuhnya hanya berjumlah satu maka formasi yang di gunakan juga berbeda, Tank berada di barisan paling depan untuk menahan serangan monster serta menarik perhatian monster. Mage menyerang dari belakang untuk membutakan indranya, aku dan Xu Feng yang merupakan damage dealer menyerang Boss monster dari sisi butanya sedangkan Priest memberikan sihir support kepada kami semua agar kekuatan kami meningkat. Dengan kerja sama ini maka tak butuh waktu lama untuk mengalahkan boss monster ini, aku sekarang mengerti mengapa orang-orang membentuk party ketika akan masuk ke dalam Dungeon. Mungkin saja jika aku memasuki Dungeon ini seorang diri maka aku akan sangat kesulitan dengan monster-monster yang ada, meskipun kekuatan mereka tak terlalu kuat namun jumlah dan kecepatan mereka akan sangat menganggu jika menyerang ku secara bersamaan. Boss monster yang cukup kuat ini pun juga bisa dikalahkan dengan cukup mudah dengan kerja sama, aku mungkin bisa mengalahkan boss monster seorang diri namun jelas membutuhkan usaha lebih dalam hal itu. Aku sudah memahami dengan jelas mekanisme party saat berada di dalam Dungeon, karena itu juga aku berpikir bahwa sudah tak ada alasan bagi ku berlama-lama berada di party ini. “Sepertinya ini waktu yang tepat untuk mengumpulkan party ku yang sebenarnya,”
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN