Mario duduk melamun di anak tangga. Tak bosan melirik jam tangannya yang merangkak lambat menuju detik-detik berikutnya. Udah jam 10, Maugy belum juga pulang! Mendadak ada aliran panas yang menyergap dadanya. Suhu ruangan hangat seketika. Dia berdecak berkali-kali. Antara bosan dan kesal. “Mario? Ngapain bengong disitu?” tegur Lupin yang baru aja pulang, di belakangnya Dilo menyusul dan juga bertanya hal yang sama. Belum sempat Mario menjawab, Dilo udah lebih dulu masuk ke kamar. “Tadi, Mama kamu nelpon tante, dia bilang nomor kamu kok nggak aktif-aktif dari kemaren. Kenapa” Lupin bersuara lagi karna Mario nggak merespon. Mario tersenyum tipis. “Mama bilang apa tante?” “Mereka minta kamu buat balik lagi ke Jerman.” “Oh…” Mario mendesah panjang lalu melanjutkan,”nanti biar M

