Tak jadi jalan-jalan, selesai makan siang mereka langsung lanjut perjalanan. Sore hari, mereka baru tiba di kota Milford, sebuah kota dekat laut yang terkenal dengan festival dan karya seninya. Lyssa hari itu benar-benar lelah. Tak sempat lihat-lihat pemandangan dan langsung tidur begitu saja. Dibangunkan Rainier untuk makan malam pun Lyssa tak bangun. Esok paginya, Lyssa bangun pagi-pagi, menghirup udara dingin kota Milford. Wanita itu mengeratkan jaket yang dia pakai, bertelanjang kaki menapaki jalanan taman samping rumah. Taman samping lumayan luas. Dibiarkan kosong dengan jalan-jalan yang disusun dari bebatuan alam. Tidak ada bunga maupun pepohonan seperti di taman rumah Lyssa dan Rainier, hanya ada bonsai saja dan rumput-rumput tipis. ‘Srek..’ Lyssa menoleh kala mendengar suara pin

