43. Istri Seorang Pembunuh

2772 Kata

Celotehan Yuda mencairkan kesedihan Lyssa. Dia merasa beruntung punya Yuda. Begitu pula dengan Rainier. Pemuda itu terbengong sejenak, sebelum menyunggingkan senyum lebar di wajah tampannya. Langkah Rainier ringan, kala dia menuju istrinya. Tak ada yang memperhatikan asisten pribadi Evan saat pria itu membungkuk berpamitan. Rainier bahagia mengangkat Yuda ke dalam gendongan, dia ciumi putra sambungnya. “I miss you,” bilangnya pada Yuda. “Hahaha. Kita kan baru saja ketemu, Daddy!” jawab Yuda ceria. Lyssa dan Rainier tersenyum melihat wajah ceria Yuda. “Daddy, Daddy! Daddy harus peluk Mommy! Papa Evan tadi buat Mommy nangis!” cerita Yuda. Rainier melirik istrinya. Dia sudah lihat, sejak tadi wajah istrinya yang bengkak merah. Pemuda itu tersenyum, sebelum membungkukkan tubuh untuk meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN