“Kalau soal kayak gini sih emang ada juga di mata kuliah gue, Lang. Cuman belum mendalami juga, tapi gue ada kok dasar-dasar nya jadi bisa bantu sedikit gitu.” Ucap Aira setelah mendengarkan penjelasan Langit. Langit menganggukan kepalanya, ia belum bersuara untuk menanggapi jawaban Aira. Langit masih memperhatikan layar ponselnya yang menampilkan beberapa tugas akhir yang harus ia kerjakan dengan bantuan Aira. “Aira bisa kok, cuman basa-basi aja biar enggak terlalu keliatan semangat membara nya.” Aira cukup kaget ketika ada suara lain yang mengikuti pembahasannya sejak tadi. “Ini nih, lo minum dulu biar enggak grogi.” Sifa memberikan satu botol minuman isotonic untuk Aira yang langsung diraih oleh Aira dengan sepasang mata melotot karena ucapan Sifa membuatnya malu. “Lo bukan nya ma

