Dalam keadaan yang belum cukup baik, Aira memaksakan diri untuk bisa turun langsung dalam event ini. Bagaimanapun keadaannya saat ini, ia memiliki tanggung jawab yang besar yang harus ia jalani. Sudah setengah jam ia berada di dalam ruang osis untuk mengumpulkan energi agar bisa kembali beraktivitas seperti biasanya, dan sepertinya lumayan berhasil. Rasa sakit di perutnya perlahan hanya kambuh beberapa saat saja dan bisa ia tahan, hanya saja keringat dingin yang masih terus membasahi beberapa bagian tubuhnya cukup membuatnya terganggu. Dari dalam ruangan ia bisa mendengar betapa meriahnya acara ini, andai saja ia sekarang bisa langsung pergi keluar dan ikut berkontribusi di sana ia pasti akan merasakan namanya kepuasan batin yang nilainya tiada tara. Aira menghela napasnya, ia menarik t

