PART 16 - CURIGA

1238 Kata

"Potong kuenya ... Potong kuenya …." seru Adel sambil bertepuk tangan. Suara cempreng Adel membuat Davin yang akan meletakkan kue tart di atas meja refleks membalikkan badan, kembali berdiri di depan Tiara. Bi Minah berjalan mendekat ke arah sepasang insan yang sedang saling pandang itu, ia memberikan pisau plastik berwarna transparan. Tiara memotong kue berlapis coklat dan berhias angka dua puluh tiga, meletakkannya pada piring kecil. "Potongan pertama buat siapa nih kuenya?" Adel menggerak-gerakkan kedua alisnya menggoda Tiara. "Eheemmm … Nggak perlu malu, Ra, kalau mau ngasih kue itu ke Kakak." Seloroh Rafqi sambil memegang dàda lalu membungkukkan badan. Ia melirik Adel dan Tiara secara bergantian. "Iya Ra, kasih aja. Tapi sebelumnya lo titipin ke gue dulu," ucap Adel dengan seny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN