Davin mengecek kembali soft file yang akan ditunjukkan pada dokter Endy. Ia juga menyiapkan berkas-berkas yang nantinya akan ditandatangan kedua belah pihak. Beberapa hari yang lalu dokter obgyn itu menghubunginya, dia menyetujui kerjasama yang ditawarkan oleh Davin. Istri sang dokter melimpahkan semua keputusan kepada suaminya. Sehingga dokter Endy-lah yang akan menandatangani surat perjanjian kerjasama antara perusahaan farmasi tempat Davin bekerja dengan apotik yang akan segera launching tersebut. Ia nanti di temani sang manajer dalam penandatanganan kerjasama. Tak tanggung-tanggung, dalam sekali dayung enam apotik akan menjalin kerjasama. Davin tersenyum lebar, bonus besar menantinya. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Davin berencana menemui seseorang yang selama berbulan-

