“Tunggu, tunggu, tunggu, jangan ke dunia mimpi dulu, putri tidur. Pokoknya tungguin gue,” ucap Adel yang melihat Tiara melepas jilbabnya. Ia baru saja masuk ke dalam kamar. Meletakkan tiga buah paper bag di atas meja riasnya yang Tiara tebak itu hasil berburunya dengan Rafqi. "Apa sih, Del. Mau tidur aja disuruh nungguin. Nanti ketemu di pulau kapuk aja." Tiara naik ke atas ranjang. "Eeiits, awas lo ya kalo tidur duluan," ancam Adel sambil membawa langkahnya ke dalam kamar mandi. Tiara duduk bersandar pada kepala ranjang, menyisir rambut panjang sepunggung dengan jari-jari lentiknya. Adel keluar dari kamar mandi, berjalan menuju ke lemari, mengambil piyama dan mengganti pakaian di depan temannya. Lantas menyimpan barang belanjaan yang tadi ia bawa, menyisihkan satu tas di meja. "Pap

