Tidak aku sangka, aku mendengar hal yang mengejutkan dari Kakak dan Abang Iparku saat aku lewat di dekat mereka. Aku mendengar mereka mencari rahim pengganti dan berencana memberikan banyak hal bagi perempuan yang berkenan mewujudkannya. Aku tersenyum, ini merupakan kesempatan baik untuk aku dan Arfa. Terlebih, aku bisa memberikan kehidupan yang layak untuknya nanti. Karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah. Kebutuhan dan biaya sekolah anak semakin tinggi. Sedangkan untuk mencari pendamping hidup cukup sulit bagiku karena. Selain sulit membuka hati, aku juga telah memiliki seorang anak tanpa menikah terlebih dahulu. Akupun menghampiri Kak Khadijah saat dia sedang sendirian dan meminta waktu untuk berbicara berdua saja. Alhamdulillah, Kak Khadijah menyetujuinya dan kamipun berbica

