Seperti memahami situasi, Kak Khadijah mengenalkan aku kepada Andini yang merupakan sahabat Kak Khadijah dan pemilik butik ini. Ternyata Kak Andini tidak tahu kalau Kak Khadijah memesankan kebaya ini untuk acara pernikahan aku dan Abang Umar. Semua sesuai dengan perjanjian kami, tidak ada yang akan mengetahui pernikahan ini kecuali kami dan orang tua masing-masing. Walau ini awalnya tidak masalah bagiku, namun nyatanya aku jadi seperti perempuan simpanan yang keberadaannya sangat dirahasiakan. Aku menunduk sejenak, berusaha kembali tenang dan tidak terlihat sedih di depan siapapun. Lalu Kak Andini menginfokan terkait 3 rancangan kebaya yang dia buat dan meminta kami untuk ke ruangan yang berada di pojok yang tidak lain merupakan ruangan pribadi Kak Andini. Kebaya-kebaya tersebut sangat c

