Bab 64

1003 Kata

Sementara di Bali, Albizar larut dengan manisnya candu dosa. Entah sudah berapa banyak minuman beralkohol lolos di tenggorokannya. Maria yang melihat pria itu dari jauh, perlahan mendekat. Salah satu kelemahan Maria itu tak tega, terlalu baik bisa jadi nama tengahnya. Karena kelemahannya hingga ia mengantar Albizar sampai ke hotel. Maria terlalu panik melihat pria itu, Albizar bahkan sudah tak mampu berdiri tegak dengan kedua kakinya. Ia tahu, Bianca sudah menjatuhkan pilihan. Mantan atasannya itu lebih memilih fokus pada kesembuhan putrinya, hingga melupakan ada Albizar yang juga memerlukan perhatiannya dan meninggalkan luka untuk Albizar. Pria itu sampai kehilangan akal sehat, menenggak minuman, kehilangan kesadaran. Mungkin menurut Albizar itu belum seberapa, bisa jadi pria itu hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN