FARID membuka kunci pintu butik Zaitun Collection. Pameran kedua mereka tahun ini dipersiapkan matang. Hari ini pameran di RS Kanker Sudarma akan berlangsung seharian. Model terbaru disiapkan dan dijahit oleh pelanggan langganan di Bandung. Terkenal rapi serta murah, Farid kenal penjahit yang bekerja sama dengan butik kelas dunia. Mila dan Rini mengabari akan datang sebentar lagi. Rencananya, separuh dari keuntungan penjualan akan disumbangkan ke rumah sakit untuk penanganan kanker, terutama bagi pasien yang tidak mampu. Sebagian peralatan sudah dicicil masuk ke aula. Lima belas kodi atau tiga ratus lembar gamis dan hijab dipersiapkan untuk perhelatan ini. “Pagi, Mas Farid.” Rambut Mila masih acak-acakan setelah turun dari motor. Seperti biasa dia diantar calon suami. “Eh, pick up kita

