author pov
Sambil mengucek-ngucek mata reyhan keluar dari dalam kamar, matanya melirik ke kanan dan ke kiri, dilihat nya istrinya tidak ada di mana-mana. Reyhan mulai panik, dia berjalan ke depan villa, namun serly tidak dia temukan.
“serly, mana ya?” reyhan terlihat panik, dan kembali mencari serly kearah dapur.
Dilihatnya serly sedang sibuk membantu bik dian menyiapkan sarapan pagi . reyhan semeringah tersenyum, tanpa memperdulikan bik dian yang ada di dekat mereka, reyhan dengan mesranya memeluk serly dari arah belakang.
“ternyata kamu disini, “ bisik reyhan ke telinga serly
Serly terperanjat kaget “mas, apa-apaan sih, lepas, malu dilihat bik dian” serly berusaha melepaskan pelukan reyhan di bagian perutnya
“biarin, ini hukuman buat kamu, kenapa ninggalin aku sendirian di kamar” bisiknya lagi ke telinga serly.
Bik dian hanya senyum-senyum melihat tingkah mesra sepasang pengantin baru itu. Tanpa memperdulikan mereka, bik dian tetap focus pada pekerjaannya.
“ia sayang maaf, lepas dong”
Akhirnya reyhan melepas pelukannya , dan tersenyum pada serly, yang sudah memasang raut wajah cemberut karena tingkah reyhan yang membuatnya malu .
“sana mandi dulu , cepat” serly mendorong tubuh reyhan menuju kamar mereka. Bik dian hanya tersenyum melihat tingkah keduanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya “dasar, pengantin baru” ucap bik dian sambil tersenyum
***********
author pov
Serly dan reyhan sudah sangat rapi, rencana siang ini mereka mereka ingin jalan-jalan ke sebuah tempat wisata yang tak begitu jauh dari villa reyhan. tempat wisata itu sebuah wahana tempat bersantai. Banyak orang-orang berkunjung kesana, walau hanya sekedar menumpang foto selfie, atau sekedar berjumpa dengan pasangan, dan bahkan ada juga yang membawa keluarga nya untuk sekedar bersantai di sana.
“yang , di sini adem ya, “ ucap serly sambil merangkul tangan reyhan yang sedang duduk disampingnya, kepala nya menyandar di bahu reyhan
“ia, kita foto yuk “ ajak reyhan
“yuk” serly mengeluarkan ponselnya sambil memfosekan hanpohonenya kearah mereka
Serly mengambil beberapa foto selfie mereka di sana. Serly tak tinggal diam, dia menyuruh reyhan berubah menjadi seorang fotografer untuk dirinya, sampai memori nya hampir penuh.
Selesai berfoto-foto, reyhan mengajak serly untuk makan di sebuah restoran di tempat wisata itu. Mereka menyantap beberapa makanan di sana. Di tengah keasyikan mereka tiba-tiba, mereka di kejutkan dengan pemandangan yang tidak mengenakkan. Serly dan reyhan tidak sengaja bertemu dengan diandra di sana.
Diandra mendekat kearah mereka “hai” sapa diandra pada serly dan reyhan
Reyhan dan serly hanya diam tanpa sepatah kata pun, seolah mereka berdua sedang bertemu dengan seorang musuh bebuyutan.
“boleh duduk bareng” ucap diandra sambil menggeser kursi yang ada di depan serly dan reyhan. sepertinya rasa malu diandra sudah tidak ada lagi.
Reyhan hanya mengangguk, “kamu mau apa?” tanya serly ketus
“selamat ya atas pernikahan kalian” diandra mengacungkan tangannya untuk memberi ucapan selamat kepada serly dan reyhan.
Serly meyambut tangan diandra dengan sedikit kaku “ terima kasih “ ucapnya.
“oya, saya mau beri sesuatu untuk kalian, anggap aja ini kado pernikahan untuk kalian dari saya, walaupun saya tidak di undang” jelasnya sambil tersenyum sinis
“oh tidak perlu repot-repot” sahut reyhan ketus
“oh gak pa-pa, saya ikhlas kok” jelas diandra
Diandra mengeluarkan sebuah kotak berwarna biru dari dalam tasnya, dan meletakkan kotak itu di atas meja. “ini buat kalian berdua ya, semoga kalian bahagia.” Tambah diandra “oya , kalau begitu saya permisi ya” diandra berdiri, lalu pergi meninggalkan serly dan reyhan yang tampak bingung.
Reyhan dan serly bertatapan, mereka merasa ada yang aneh, kenapa tiba-tiba diandra memberi mereka sebuah kado. Sebenarnya apa isi kotak biru itu. Mereka berdua semakin penasaran. Serly memberanikan dirinya untuk membuka kotak itu. Perlahan demi perlahan serly membuka nya. Reyhan menatap serly , ketika isi kotak terlihat ternyata sepucuk surat. Serly dan reyhan semakin penasaran. Perlahan serly mengambil surat itu dan membacanya.
Betapa kagetnya serly ketika membaca isi surat itu, ternyata hasil dari tes DNA.
Terpampang jelas di sana ada nama reyhan kusuma, dan juga cici andriani , nama yang tak asing di telinga serly. Air mata serly tiba-tiba menetes. Setelah membaca hasil tes DNA itu. Reyhan kaget melihat ekspresi wajah serly yang tiba-tiba berubah, dan mengeluarkan air mata setelah membaca surat itu
“sayang kamu kenapa” reyhan mengambil surat itu dari tangan serly kemudian membacanya , reyhan kaget bukan main. Dirinya tak menyangka, dirinya kini sedang dihadapkan dengan masalah yang sangat besar.
“sayang, tolong percaya sama aku, aku bukan ayah cici, sungguh” reyhan berusaha meyakinkan serly yang sudah tak tahan membendung isak tangisnya
Serly hanya diam, air matanya sudah tak tertahan, mulutnya berusaha dibungkam, agar tangisnya tak di dengar orang yang ada di sana.
“sayang , aku di fitnah, sumpah, percaya padaku “ reyhan kembali meyakinkan serly, namun serly tetap memilih diam.
Reyhan frustasi, dengan penuh amarah dia menyapu seluruh makanan di atas meja dengan tangannya “aaaaaaaaah, b**ng**k” semua orang memandang ke arah serly dan reyhan.
Serly yang melihat itu, langsung pergi berlari meninggalkan reyhan di restoran “ser, tunggu ser” teriak reyhan
Reyhan ingin mengejar serly, namun pihak restoran menahannya untuk meminta ganti rugi atas piring dan gelas, yang sudah pecah akibat kemarahan reyhan.
“maaf, mas, tolong minta ganti rugi untuk semua yang sudah hancur” jelas salah satu pelayan restoran
“oke, oke, saya ganti” reyhan mengeluarkan beberapa uang dari dalam dompetnya “ ini cukup?” tanyanya pada pelayan itu
“ia mas, terima kasih”
Reyhan pun mengejar serly , namun serly keburu menghilang, dia berusaha menelpon serly, namun telpon itu tidak di jawab sama sekali.
Reyhan pun mencek lokasi handpone serly, dan melihat serly menuju kearah villa. Reyhan pun buru-buru bergegas kesana. Sesampainya di villa , reyhan kaget melihat serly sudah membereskan semua pakaiannya ke dalam koper, serly berniat ingin kembali kerumahnya.
“sayang, tolong jangan pergi” bujuk reyhan, sambil memeluk serly dari belakang
“lepas, lepaskan aku “ teriak serly
“sayang, tolong percaya, kamu sendiri kan tahu, cici itu anak alex, bukan anak aku” jelas reyhan sambil menangis
“tapi bukti tes DNA itu sudah membuktikan bahwa kamu ayah dari cici, kamu bohong sama aku , kamu jahat rey, kamu sama saja dengan alex. Aku menyesal telah mempercayaimu, lepaskan aku “ teriak serly lagi sambil mendorong reyhan jauh darinya.
Serly langsung membawa kopernya. Berjalan keluar villa. Tak berapa lama sebuah taxi yang sengaja serly pesan secara online sudah tiba di depan villa itu. Serly pun ingin naik, namun reyhan berusaha menghalangi.”minggir, aku mau pulang” seru serly dengan tatapan penuh kekecewaan pada reyhan
“sayang , please, tolong, beri aku kesempatan untuk membuktikan bahwa aku tidak bersalah” ujar reyhan memohon
“oke, aku akan beri kamu kesempatan untuk membuktikan kalau kamu tidak bersalah, aku tunggu di rumah tante sandra” jelas serly sambil naik ke dalam taxi
“tapi ser, ser” reyhan berlari mengejar taxi itu , yang sudah mulai melaju meninggalkan villa.
Reyhan terus menatap kepergian serly, hingga taxi yang serly naiki, sudah tak terlihat lagi. Air mata reyhan kian tumpah. Dia menjerit dengan penuh kemarahan “aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,…….” Reyhan meratapi kesialannya. Acara honeymoonnya sukses di hancurkan oleh mantan pacarnya sendiri.
“apa yang sudah kamu lakukan diandra , kamu sudah menhancur kan aku, berusaha menhancurkan perusahaan aku, kini kamu juga berusaha menghancurkan pernikahan ku yang baru berumur berapa hari, apa yang sebenarnya kamu inginkan dariku” gumam hati reyhan yang penuh kemarahan
“awas kamu diandra, aku akan membalasmu, aku akan membuktikan pada serly bahwa aku tidak bersalah, tunggu aku serly” ujar reyhan sambil bergegas untuk pulang ke rumah.
Bik dian dan suaminya, pun bingung, kenapa pasangan suami istri yang baru saja menikah itu , tiba-tiba bertengkar. Padahal setahu mereka serly dan reyhan sangat romantis sebelumnya.