Pulang dari rumah orang tuanya—yang sekarang bukan lagi—Seira mampir ke salah satu supermarket. Ada diskon hari ini, yang membuat harga beberapa barang seperti minyak goreng, gula, beras, dan bahan-bahan lain lebih murah dari biasanya. Saat itu sebenarnya jam sekolah, tetapi bukan rahasia lagi kalau ada beberapa siswa yang suka membolos. Ketika pergi ke tempat umum, Seira selalu mengenakan masker. Tetapi, dengan perutnya yang besar dan belanjaan di troli yang cukup berat, Seira untuk sejenak melepas maskernya untuk bisa bernapas dengan normal. Dia tidak sadar bahwa ada orang lain yang memergokinya, Elin dan Boy, si pasangan suka bergosip di sekolah. Elin membeliakkan mata dan menepuk pundak Boy. "Berita heboh, itu Seira, kan?" Boy sontak menoleh. "Iya anjir!" bisiknya. Mereka lalu

