47. Akhir dan Awal Bulan

2704 Kata

Deru motor dan sorakan terus menggema di telinga. Tempat asing itu bagaikan api membara di mata Citra. Semangat jiwa muda berkobar layaknya bendera yang terus melambai-lambai di tiap tikungan tajam. Motor-motor besar itu bagaikan raja di jalanan. Mereka bergerak bebas. Senangnya bukan main. Sorakan para anggota geng yang ternyata juga terdapat perempuan itu semakin menambah riuh ya suasana. Citra hanya bisa menganga dan berkata wah mengungkapkan kagumnya. Di antara start dan finish terpasang obor yang begitu menggelora. Semua terpampang jelas di mata Citra. Panji tersenyum memandang lurus ke depan. Tangannya terlipat hangat di d**a. Sudah dua jam mereka berkumpul bersama dua geng motor dengan hanya Nuri yang bisa dikenali. Gadis bengis itu meliak-liuk di jalanan bagaikan ular. Dia tak taku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN