40. Insiden Lelaki Misterius

2610 Kata

Orang itu was-was menanti kedatangan Nuri. Kedua tangan kecil itu sudah mengepal. Siap untuk menerjang siapapun sampai memar. Orang itu berdiri dan mundur selagi Nuri mendekatinya. "Nuri, aku cuma bercanda. Jangan dibawa serius dong. Ih, takutnya. Dia kayak kucing nggarong," ujar orang itu. Brakk!!! Tumpukan buku jatuh, suaranya datang dari pintu. Seketika semua orang memandang pintu termasuk Nuri. Ada seorang laki-laki yang membawa banyak buku kemudian buku-buku itu terjatuh ketika dia membuka pintu. "Oh, maaf-maaf. Saya nggak sengaja." laki-laki itu mengambil buku-bukunya. Perasaan bersalah menyelimuti. "Ah, tidak masalah. Ada keperluan apa kemari?" tanya Kalisa. Citra hanya mengamatinya saja. Sedangkan Nuri dan orang itu berhenti bertengkar sejenak. Setelah semua bukunya sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN