11 : Kembali ke Crismoon

900 Kata
Erlin sudah sampai di mansion Crismoon pack, ia tersenyum bahagia melihat bangunan megah yang berdiri dengan kokoh. Kaki-kakinya semakin berlari mendekati bangunan itu, mata Erlin berkaca-kaca, ia tidak menyangka akhirnya bisa melihat tanah tempat tinggalnya lagi. Beberapa bagian mansion terlihat masih acak-acakan, seperti taman yang biasanya selalu bermekaran bunga, kini telah hancur dan layu. “Shine, kita kembali ke pack.” Erlin berkomunikasi pada serigalanya, Shine. “Syukurlah, Lin. Aku senang akhirnya kita bisa melihat Crismoon lagi, meski hanya sementara.” Kalimat terakhir Shine seolah memukul telak kesadaran Erlin, ia di sini hanya sementara atau lebih tepatnya adalah tiga hari saja. Senyuman yang Erlin rekahkan pun memudar seketika, ia melupakan fakta bahwa setelah tiga hari berlalu dirinya harus kembali ke Klan Black Rogue dan menjadi Luna di sana selamanya. “Jangan membebani pikiranmu dengan hal itu, yang terpenting sekarang adalah bertemu dengan Ayah dan yang lainnya, mereka pasti sedang mencemaskan kita, kau lihat saja warrior-warrior tadi mereka disuruh untuk mencari kita.” Apa yang dikatakan Shine benar adanya, masalah Black akan ia pikirkan nanti. Tiga hari ini ia memiliki waktu bersama keluarganya, ia harus menggunakan waktu itu sebaik mungkin. “Ya Shine, mari kita temui mereka.” Ia berjalan menuju ke dalam mansion, mencari-cari sekiranya dimana orang-orang berada. Dengan indra pendengaran yang ia miliki, Erlin mendengar sayup-sayup suara orang-orang sedang berdiskusi, ternyata mereka berada di ruang makan karena ini sudah waktunya jam makan siang. Erlin datang dengan tergopoh-gopoh, ia mendengar obrolan mereka yang sedang membahas mengenai pencarian dirinya. Namun, perbincangan mereka terhenti tatkala mencium aroma khas dari Erlin, sontak saja semua orang yang ada di sana langsung menatap ke obyek yang sama. “Erlin!” Saskia, orang pertama yang meneriaki nama sahabatnya dengan heboh. Erlin terkekeh pelan, berteriak adalah kebiasaan Saskia. “Lin, syukurlah kau sudah datang.” Sahut Rohan, Ayah dari Erlin. Erlin mendekat ke arah meja makan, ia menatap orang-orang di sana satu per satu. Ada Endru, Alpha Leo, Valdo, Richie—kepala warrior. “Terimakasih telah mencemaskanku.” Erlin berkata dengan mata berkaca-kaca, terlihat dari sorot ekspresi mereka menandakan bahwa penghuni Crismoon sangat mengkhawatirkan dirinya. Ya, hanya di Crismoon pack lah ia merasakan kehangatan keluarga meski tidak sedarah. Crismoon adalah tempat tinggal yang sempurna bagi dirinya, Erlin menyayangi pack ini lebih dari menyayangi dirinya sendiri. “Kau menghilang seharian, datang-datang cuma mengatakan ini. Sebenarnya kau darimana, apakah kau diculik oleh rogue?” Saskia berkata dengan nada panik, ia menyusuri fisik Erlin dari atas hingga bawah, memastikan bahwa gadis itu tidak terluka. “Aku baik-baik saja, hanya kelelahan dan sempat pingsan di hutan.” Jawab Erlin yang begitu tidak masuk akal. Alpha Leo menaikkan satu alisnya dengan heran. “Hutan mana? Endru dan Richie sudah menyusuri hutan selama berjam-jam, kau tidak ada di sana.” “Iya, kami mencarimu di sana Lin.” Tambah Endru, yang juga diangguki oleh Richie. Erlin terdiam, ia tak bisa menjawab pertanyaan dari Alpha Leo. Erlin lupa bahwa Alphanya ini adalah orang dengan kepekaan yang kuat, pastinya Alpha Leo tidak akan mudah percaya begitu saja dengan bualan Erlin. Saskia memandangi sahabatnya dengan menelisik, ia tahu betul bagaimana perangai Erlin karena keduanya sangat lengket sejak usia balita. Ada yang disembunyikan oleh gadis itu, Saskia akan menanyakannya secara pribadi nanti. “Sudahlah Kak, biarkan Erlin beristirahat terlebih dulu, bukankah dia sempat pingsan? Itu berarti tenaganya terkuras banyak.” Saskia menyelamatkan Erlin dari kakaknya dan juga rekannya yang lain, akan tetapi Saskia memastikan bahwa Erlin tidak akan bisa mengelak dari introgasi dirinya nanti. Lihat saja, Saskia akan mengadakan sesi introgasi pada Erlin. “Kau benar, Kia. Erlin kau bisa bergabung dengan kami, silahkan duduk.” Leo memerintahkan Erlin untuk duduk di kursi makan. Sementara itu Rohan menatap putrinya dengan pandangan bingung, instingnya sebagai seorang Ayah tidak pernah meleset, ada yang disembunyikan dari anak perempuannya. Erlin baru saja makan beberapa waktu lalu, tapi jika ia menolak ajakan makan siang bersama ini maka bisa membuat orang-orang curiga. Bagaimana mungkin Erlin sudah makan, jika dirinya pingsan di hutan. “Baik, Alpha.” Erlin mengambil alih untuk duduk di kursi, ia bersebelahan dengan Saskia. “Aku akan mengadakan sesi tanya jawab padamu setelah makan siang ini, jangan kabur.”   Erlin melirik pada Saskia yang sedang berbicara melalui mindlink, untuk yang satu ini ia memang tidak bisa mengelak. Saskia akan terus memburunya jika Erlin tidak memuaskan hasrat penasaran gadis itu. “Ya.” “Berhubung Erlin sudah diketemukan, maka kita bisa bernapas lega, ia dalam keadaan baik-baik saja. Aku mengucapkan banyak terimakasih pada kalian yang telah memperjuangkan keamanan Crismoon pack. Kalian mau mempertaruhkan jiwa dan raga demi pack kita ini.” Sebelum memulai makan siang mereka, Leo memberi sedikit pembukaan. “Sama-sama, Alpha. Sudah menjadi kewajiban kami untuk melindungi pack ini, jangan memuji kita secara berlebihan.” Sahut Endru, yang juga disetujui oleh yang lainnya. “Tetap saja kalian telah berjasa bagi pack kita, banyak dari kalian yang harus terluka demi melindungi Crismoon. Lalu juga ada Erlin yang sampai pingsan di hutan melawan pemimpin rogue, kalian mempertaruhkan nyawa dengan berani.” Erlin meringis dalam hati, pingsan di tengah hutan? Justru Erlin pingsan dipelukan pemimpin rogue dan membawanya ke mansion serigala itu. Apakah ia berdosa telah membohongi banyak orang? Semoga saja Moongoddes mengampuni kebohongannya. “Baiklah kalau begitu, silahkan kalian menyantap makan siang yang sudah tersaji.” Leo mempersilahkan mereka untuk makan. Mereka semua makan dengan tenang, begitu juga dengan Erlin yang sudah bisa melupakan hal mengenai Black meskipun hanya sementara saja.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN