XV

1696 Kata

Langit menjadi gelap, jalanan diterangi dengan lampion merah yang terang. Kota sangat ramai, orang orang berkumpul di jalan dan restoran merayakan ulang tahun sang raja. Kereta kereta bangsawan berbaris di jalan menuju istana, dengan putra putri mereka yang dipermak sedemikian rupa supaya menarik keluarga kerajaan. "Ayah apakah pakaian ku bagus? Aku tak sabar melihat putra mahkota." "Ck mengapa yang ada di pikiranmu hanya putra mahkota saja. Apa kau tak sadar sebenarnya dis sangat jelek." "Sudah sudah jangan bertengkar. Kalian sebaiknya menjemput Jían." Setelah diperingati furen mereka berdua segera berhenti berdebat, ketika Mao dan Min hendak berjalan. Bayangan putih muncul dari jauh. Itu Jían. "Maafkan aku sudah membuat kalian menunggu, ayo kita segera berangkat sebelum terla

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN