bc

Wanita Kedua CEO

book_age18+
2.2K
IKUTI
21.4K
BACA
love-triangle
badgirl
bitch
drama
sweet
bxb
brilliant
first love
cruel
affair
like
intro-logo
Uraian

"Sampai kapan kamu mau berbohong, kamu bukan Cherrysha." Vano mendekap erat tubuh mungil gadis yang selama ini selalu bersamanya.

Di kecupnya gadis itu dengan kasar, dan di robeknya gaun tersebut sampai gadis itu menjerit dan ketakutan, gadis yang dia kira itu adalah tunangannya, padahal wanita yang sedang ada bersamanya ini adalah Clarrysha, adik tunangannya.

"Tolong lepaskan aku, Kak," lirih gadis itu sambil berderai air mata.

Lantas kemana Cherrysha, kenapa bisa Clarrysha menggantikan posisi Cherrysha?

chap-preview
Pratinjau gratis
Gairah Malam pertama
Malam Penuh Strawberry Deru napas yang menggebu, mengiringi ruangan di kamar hotel itu. Seorang pria kini sudah berbalut keringat dengan semua rasa lelah yang dia rasakan. Roti sobeknya bahkan sudah berbalut margarine, oke pria itu merasa sangat puas dengan pengalaman pertamanya mendekap seorang gadis dengan mesra. Gadis itu memang terlihat kesakitan, maklumlah itu adalah hal pertama untuk dirinya. Malam indah untuk sang pria tidak seindah seperti yang di rasakan gadisnya. Dengan begitu mesra pria itu bahkan meraup seluruh bibir mungil wanitanya sampai akhirnya turun ke bawah leher, kedada dan ke daerah perut, juga bagian paha indah sang gadis. Sampai menyisakan banyak sekali tanda strawberry yang memerah. Gigitan kecil di d**a sang kekasih menyisakan buah strawberry yang lebih banyak, bahkan di bagian biscuit coklat pun pria itu tidak henti memberikan maneuver kuat sehingga membuat gadisnya tidak tahan dan meminta hal yang lebih. “kenapa, Sayang?” Pria itu bertanya dengan tatapan penuh dengan aura memburu, seolah dia sedang menikmati makanan lezat yang jarang dia rasakan, jelas jarang dia rasakan, karena ini adalah pengalaman pertama untuk keduanya. Malam indah dan yang pertama menyisakan rintihan kesakitan untuk si gadis, tetapi membuahkan sebuah raungan keras layaknya srigala jantan yang sedang memburu santapannya. “Help me,” rintih gadis itu antara sakit dan menimati. “Sayang sudah siapkah kamun untuk menjadi seorang Ibu?” tanya Geovano kepada kekasih hatinya. “Kak, aku mohon hancurkan aku, aku sudah tidak tahan,” lirih wanita itu sambil mengatur napasnya. Pria itu memang sudah menembus selaput penjaga di gerbang sang gadis. Tetapi dia masih tidak bisa bermain lebih kencang karena semuanya terasa sempit, sangat sempit. Tapi karena permintaan wanitanya, Vano memutuskan untuk bermain lebih aktif dari pada tadi. “Lest play baby.” Dengan tenaga yang super layaknya spiderman pria itu bermain lebih cekatan dengan gerakan yang lebih kencang. Dan itu sudah berhasil membuat jiwa lelakinya seolah melesat terbang entah kemana, entah itu di surga atau langit ke tujuh, yang pasti Geovano sudah tidak memperhatikan gadisnya yang semakin kesakitan karena hentakkan yang tiada henti itu. Pria itu hanya bisa fokus memejamkan matanya, menikmati semua wangi surga yang kini sedang dia rasakan. “Kak, stop-stop please, sa-kit.” Rintih kesakitan sang gadis bahkan tidak dia dengarkan, karena manisnya madu kini sedang dia teguk, semua terasa sempurna untuknya, dia merasa bahagia menjadi seorang laki-laki. “Cherr … Sayang, aku tidak tahan lagi,” pria itu menuntaskan pekerjaannya dengan menumpahkan semua asa dalam jiwanya. Rahim sang wanita pun kini sudah dia titipkan beberapa bibit unggul yang kelak akan menjadi anak-anak yang bisa di lahirkan oleh sang gadis, jika itu memang bisa tumbuh tampa halangan. “Jahat, kamu menyakitiku.” lirih gadis itu dengan isak tangisnya. Pria itu melepaskan penyatuan mereka. Di rebahkan sudah tubuh lelahnya karena kini rasa raganya seolah tak bertulang lagi, lelah dan lemas. “Maafkan aku, Sayang. Harusnya kita tidak melakukan hal ini, tetapi terima kasih atas hadiah ulang tahun yang indah ini,” kata Geovano sambil memeluk dan menyentuh kening sang gadis dengan bibirnya. Malam itu memang sudah di rencanakan oleh Cherysha, sebelum dia pergi ke Prancis gadis itu ingin memberikan hadiah istimewa untuk kekasihnya. Malam berwarna merah dan percikan noda merah dia persembahkan untuk sang kekasih. “Sakit sekali, kamu kasar,” lirih wanita itu dengan suara yang rendah. Maaf ya aku merasa tidak bisa mengendalikan diri setelah kita bersatu tadi,” kata pria itu dengan senyum yang manis. “Kamu ternyata nakal, Sayang.” Wanita itu mencubit pipi lelakinya dengan hemas. “Kamu yang nakal, kamu yang menggodaku lebih dulu sayang.” Pria itu tersenyum sambil mendekap tubuh polos dan basah itu. Tubuh mereka basah karena keringat yang datang di saat peperangan tadi. “Apa iya, kita berdua memang sama-sama nakal.” Mereka berbincang sambil mengatur napas mereka yang masih tersenggal-senggal. Mereka berbincang sampai akhirnya pagi pun tiba. Mereka kini masih terlelap di buai indahnya mimpi. Tetapi beberapa saat kemudian Cherysha bangun dan dengan segera mandi, karena dia harus berangkat ke paris. Geovano masih terlelap. Tetapi Chery harus membangunkan lelakinya.“ Sayang, bisakah kamu bangun,” bisik wanita itu sambil menggoyangkan tubuh CEO tampan itu. “Emh … Sayang, aku masih mengantuk,” jawab Vano dengan suara khas bangun tidur. “Kak, aku harus segera pergi, aku harus berangkat ke Paris,” lirih Cherysha dengan suara yang rendah. Dengan segera kelopak mata pria itu pun terbuka, Vano bangun dari posisi tidurnya dan duduk sambil menatap wajah tunangannya. “Kamu mau kemana?” tanya Vano dengan nada datar. “Aku sebenarnya ingin mengatakan ini sedari kamarin bahwa aku, aku hari ini berangkat ke Paris,” ucap Cherysha dengan suara yang rendah. Geovano tidak menyangka bahwa dia bisa mendengar ucapan itu dari kekasihnya. Padahal sebelumnya mereka bahkan bertengkar, karena Vano tidak mengijinka Cherysha pergi. Hati pria itu terasa teriris sembilu, terluka dan tak bisa lagi dia tahan rasa sakitnya. “Jika kariermu lebih penting dari pada aku, maka pergilah.” Vano berkata dengan hati yang perih. Sebenarnya pria itu tidak mengijinkan calon istrinya untuk pergi dan menjadi model di luar Negri, tetapi dia terpaksa. Helaan napas berat wanita itu lontarkan, lalu dia langsung mendekap erat sang kekasih dan mencoba untuk menyatukan bibir mereka. Namun Geovano hanya terdiam. Setelah itu Cherysha langsung pergi tanpa melihat kearah Vano lagi. Rasaya dia ingin berteriak dan mengatakan bahwa jangan pergi Cher, jangan tinggalkan aku, tetapi pria itu kini terduduk dalam sebuah rasa sakit yang tiada bandingnya. “apakah ini tujuan kamu semalam menggodaku, sebagai hadiah perpisahan?” rasanya pria itu ingin menangis, tetapi bahkan dia harus menjaga arga dirinya sebagai seorang laki-laki. Dia mencoba untuk kuat dan bersabar. “Cherysha sayang, tolong jaga cinta kita di sana, walau pun kita bersatu karena sebuah perjodohan di masa kecil, tetapi aku begitu mencintaimu, aku rapuh tanpamu, Sayang,” lirihnya dengan mata yang terpejam merasakan kesakitan yang kini dia rasakan. Setelah melalui malam terindah dalam hidupnya, pagi ini Geovano harus menelan pahitnya kenyataan bahwa kekasih yang semalaman dia dekap kini telah pergi memilih kariernya dari pada dia. “Aku harus apa sekarang?” pria itu kembali menutup matanya. Tiba-tiba saja ada pesan masuk dari sang adik dan mengatakan selamat ulang tahun untukknya. Vano adalah anak pertama dengan dua adik yang menggemaskan, satu adik perempuan yang kini sudah menjadi seorang Dokter, dan satu lagi adik laki-laki yang masih sekolah, di sekolah menengah atas kelas 12. Sebagai anak pertama Vano menjadi pria paling kuat dan sabar, tetapi kekuatannya kini roboh karena wanita yang bernama Cherysha. Kepergian tunanganya, sukses menghancurkan hatinya.  *** halo kak selamat datang di novel terbaru aku, wanita kedua CEO, Ini adalah sekuel dari novel JINO DAN KISYA yang ada di aplikasi MT.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Pengganti

read
304.0K
bc

Maaf, Aku Memilih Dia!

read
230.5K
bc

Undesirable Baby 2 : With You

read
168.2K
bc

Pengantin Pengganti

read
85.9K
bc

Hubungan Terlarang

read
513.1K
bc

Saklawase (Selamanya)

read
69.7K
bc

FINDING THE ONE

read
34.6K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook