Bagian 88

987 Kata

*** Seminggu akhirnya berlalu. Pergi dari rumah sang mertua setelah terlibat konflik dengan sang suami, kehidupan Medina berjalan lebih baik di tempat tinggalnya yang baru. Tidak sendirian, perempuan itu ditemani Mbak Narsih—perempuan paruh baya yang dipekerjakan Bayanaka untuk menemani, bahkan membantu semua pekerjaannya di rumah. Datang secara tiba-tiba—tanpa pemberitahuan lebih dulu, Mbak Narsih sempat membuat Medina khawatir sampai akhirnya malam itu—malam pertama Medina di rumah baru, Bayanaka menelepon untuk menjelaskan semuanya. "Non Medina, Mbak ke depan dulu ya beli sayuran. Stok sayur sama lauk di kulkas habis." Pagi ke delapan datang, aktivitas Medina adalah; menyiram bunga di depan taman kecil depan rumah. Lebih bahagia dibanding ketika tinggal lagi bersama Fajar, Medina

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN