"Kalau kamu tahu jika itu bukan jalan yang baik, lantas untuk apa kamu melakukan hal keji dengan anak saya? Bukankah itu jauh tidak baik dari apa yang akan saya lakukan?!" Pak Hideko masih menyudutkan Genta. Dia tidak mau kalah telak. Argumennya tadi sangat benar. Keputusannya tadi pun harus segera disetujui. Dia sendiri tahu bagaimana dampak dari rencana bodohnya, tapi baginya tidak ada cara lain lagi. Egois. Begitulah yang layak disandangnya. Lelaki yang merupakan harta berharga bagi Gempita itu merasa benar dengan perkataannya. Genta tahu bahwasanya apa yang dia katakan tadi tidak baik, tapi Genta sendiri tidak tahu bahwasanya apa yang dilakukannya dulu bersama Gempita itu juga tidak baik. Sama-sama bukan yang terbaik. "Saya mengakui jika hal itu salah. Tapi saya akan menanggung sem

