Kemenangan

1454 Kata

"La-lapor polisi?" Beni mengulang kalimat yang baru saja didengarnya dari mulut Arga, mukanya pucat pasi. "Ini salah paham. Ga, loe jangan ambil serius. Kita di sini kan cuma lagi prank, kenapa bawa-bawa polisi juga? Please kita semua cuma bercanda, Ga." Ucap Nathan yang begitu panik. Arga menyeringai dengan senyum sinis, kepalanya menggeleng tidak habis fikir. "Saat kalian sudah kepergok begini, kalian bilang ini prank. Sepertinya loe lupa Tan, baru sepuluh menit yang lalu dari saat loe teriak untuk bantai kita semua yang ada disini." ucap Arga begitu dingin. Tatapan matanya tajam menusuk. "Dimana sorot mata yang ingin membunuh gue tadi? Sekarang kalian seperti anak ayam yang baru saja kehilangan induknya. Kalau memang yang barusan itu cuma prank, di mana tiga orang komplotan loe tadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN