"Itu kakak Rinda sudah sampai, kalau gitu Rinda pamit ya Bu, Kak ...." Rinda pamit pulang saat jam menunjukkan pukul tujuh malam. "Maaf kelamaan mainnya." Lanjutnya lagi sambil tersenyum. "Lain kali datang lagi kesini ya, Nak. Ibu senang sekali punya teman curhat seperti kamu." Ujar Andini yang begitu welcome. "Ekhemmmm ...." Arga yang mendengar ucapan ibunya langsung salah tingkah. Ia tidak menyangka bahwa ibunya terlihat sangat menyukai gadis yang disukainya. Tapi, hal itu jadi bagus 'kan, baginya? Ehh! Sebenarnya sejak tadi Rinda sudah ingin pulang, tapi terus ditahan oleh Andini dan malah diajak makan malam bersama. Rinda yang dasarnya tidak bisa menolak karena terlalu membawa hati akhirnya manut saja. Satria yang memang sudah waktunya pulang, akhirnya sekalian menjemput adiknya it

