"Sudah berakhir," gumam Deanova saat dia beranjak keluar dari ruangan luas namun terasa pengap itu. Langkah berat yang sebelumnya dia rasakan, sekarang sudah terasa ringan. Dia terbukti tidak bersalah setelah Adeline diketahui merekayasa kasus bunuh dirinya. Walaupun kasus itu tidak akan berakhir begitu saja dan akan meninggalkan banyak buah bibir di antara semua temannya, namun setidaknya Deanova merasa tenang karena dirinya tidak bebankan tanggung jawab yang bukan kewajibannya "Puisi itu..." Kakinya langsung terhenti saat mendengar suara gadis yang sesungguhnya tidak ingin Dean dengar. Dia tidak menoleh, membiarkan saja Adeline yang menghampiri nya. "Kamu masih butuh kertas puisi itu kan?" tanya Adeline. Deanova melirik tajam, "Enggak. Karena sejujurnya sejak awal, gue enggak terla

