Ana membagi senyum pada sosok wanita yang terkejut bukan main melihat kedatangan nya. Tadinya Ana berpikir bahwa dia akan melihat soal Adeline yang terbaring di atas kasur atau duduk di sana, tapi gadis itu justru sudah mengenakan pakaian kasual dan hanya duduk di pinggir kasur. "Ngapain lo kesini?" tanya Adeline sinis. Masih dengan mempertahankan senyum miliknya, Ana berjalan semakin masuk ke dalam ruangan. tidak lupa dia menutup pintu ruangan rawat Adeline. "Sebagai teman satu Almamater dan dengan berita seheboh itu, saya sebagai teman yang baik datang buat menjenguk kamu. Beritanya heboh banget loh! Bahkan Deanova yang selama ini bersih dari masalah selama menjabat sebagai Ketua BEM aja, namanya jadi ikut jelek. Kamu hebat banget." Lekas Ana menutupi mulutnya. "Ups! Maaf ya, seharusn

