33. Sentuhlah Aku, Mas

1266 Kata

Hari yang benar-benar melelahkan untuk dirinya sepanjang waktu di depan laptop, membuatnya harus bekerja keras sambil berpikir. Max merasa tak mengira ini akan terjadi setelah sekian lama, bertahan dalam kerumitan yang cukup pelik. Meski begitu dia tetap ingin bertahan dalam situasi yang rumit ini. Mencoba menjadi suami yang baik untuk seorang Isabella yang memiliki prinsip kuat. Dan malam ini, Isabella terlihat sangat menawan dengan pesona yang selalu ia dambakan. Entah apa yang telah membuat Isabella berubah. Samar-samar, di bawah cahaya temaram lampu tidur yang meredup, Isabella duduk di tengah ranjang. Dia ternyata belum tidur. Rambutnya yang panjang tergerai indah di bahu, membingkai wajahnya yang kini menatap dirinya dengan sorot mata yang berbeda, ada kemilau yang menggoda, se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN