33. Nggak Pantas Dikhianati

1075 Kata

"Kakak ke mana aja sih?" tanya Vedra dengan wajah lega bercampur pucat. "Aku khawatir, tahu?" Cendric melirik Sabrina dan tidak berkata apa-apa. "Iya, iya ... Sekarang kan aku udah pulang!" sahut Sabrina sambil memandang Vedra. "Namanya pertemuan kan kadang molor jamnya ... itu kalian berdua mau ke mana?" Baik Cendric maupun Vedra sama-sama tidak habis pikir dengan tingkah Sabrina yang seakan tidak punya kesalahan apa pun. "Mau cari Kakak tadinya," ujar Vedra sambil menarik napas. "Lain kali Kakak minta diantar Kak Cendric kan bisa, mana udah malam ...." "Yang penting kan sekarang aku nggak apa-apa," sahut Sabrina tidak sabar dan segera melewati Cendric dan meninggalkannya begitu saja. Vedra yang ditinggalkan sendiri dengan Cendric, jadi merasa rikuh sendiri dibuatnya. "Kakak yang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN