BAB 22

2157 Kata

“Tidur aja lagi.” Suruh Libra dengan memeluk Medeia. Medeia menggeleng. Ia ingin bangun tapi badannya seolah remuk setelah kegiatannya tadi. Ia menutupi tubuhnya dengan selimut lalu menatap Libra yang menatapnya. Tapi tak bertahan lama ia mengalihkan pandangannya. Jantungnya berdetak keras. Ketika hendak mengalihkan pandangannya Medeia melihat bekas luka tembak di bahu Libra. Medeia menyentuhnya. Ia ingat dulu sebelum ia seroyal ini kepada Libra. Libra selalu melindunginya. Dan luka ini, Libra peroleh ketika Melindungi Medeia yang sedang kewalahan membantai orang-orang ASY. Tak pernah ada yang memperlakukan Medeia begitu. Sejak saat itu Medeia ingin sekali melindungi Libra apapun yang terjadi pada laki-laki itu. Libra menatap Medeia. Astaga kenapa perempuan ini begitu menggoda di matanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN