Ayra masuk ke kedai es krim yang berada tak jauh dari kampusnya. Ia baru saja menyelesaikan mata kuliah hari ini dan memutuskan untuk menikmati satu cangkir es krim sebelum pulang. Ia perlu sesuatu yang dingin untuk mendinginkan otanya yang panas karena setumpuk tugas dan presentasi hari ini. Pintu transparan itu mengeluarkan bunyi saat ia melewainya. Pemilik kedai menaruh lonceng di atas pintu yang akan berbunyi saat pengunjung menggeser pintu. Ia masuk dan langsung mendekati etalase yang memajang box-box berisi es krim aneka rasa yang warna-warnanya tampak menggugah selera. Ia memilih dua scoop starwaberry dan satu scoop cokelat tanpa topping apapun. Setelah itu ia mengeluarkan selembar uang pada kasir setelah gadis berseragam itu menyebutkan nominal yang

