Sirius terbang dengan cepat ke arah kastil. Kedua sayapnya yang berwarna hitam, terbentang lebar menembus langit Lembah Kematian yang terlihat berbahaya. Aroma busuk semakin menyengat semakin dalam mereka memasuki kawasan terkutuk ini. "Tuan Antares, saya merasakan keberadaan Nona Fresya!" Sirius berseru saat jarak mereka ke kastil semakin dekat, sekitar seratus meter. "Aku juga merasakannya," sahut Antares. Ia waspada di atas punggung Sirius merasakan sesuatu yang tidak nyaman secara tiba-tiba. Semakin mereka mendekati kastil, semakin perasaan itu mencuat. "Waspada, Sirius! Aku pikir, kita akan menghadapi lawan yang sangat kuat. Kau juga merasakannya, kan?" tanyanya tanpa menatap kuda bersayap tersebut. Tatapan Antares tertuju lurus pada kastil yang semakin terlihat menjulang di keg

