23 | Istri Pilihan Anakku

1162 Kata

Selamat membaca~ - Jefrey menunduk, mengartikan bahwa si kecil sedang sedih karena pertanyaannya tidak kunjung di jawab oleh yang lebih tua. Asya yang melihat di buat tak enak hati, namun bagaimanapun dia harus menolak Jefrey. “Mama besok harus kerja,” ujar Asya dengan halus agar tidak melukai perasaan Jefrey yang terus berandai akan keberadaannya yang bisa menyempurnakan hidupnya. “Padahal Jef juga mau di antar Mama sama Papa ke sekolah. Biar kayak teman Jef yang lain.” lirihnya seraya menundukkan kepalanya pasrah. Angkasa menarik napasnya dalam. Jefrey bahkan tidak pernah bersikap manja dan bergantung kepada orang lain selama dia mengasuhnya. Namun melihat bagaimana Jefrey yang selalu bergantung kepada Asya, membuatnya penasaran akan sosok Asya. “Jef tidur dulu, sudah malam. Besok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN