Shera Fuji Lesmana Pada akhirnya, karena lelah yang telah mendominasi. Tak ada suatu apapun yang terjadi. Selain aku yang tertidur di dalam dekapannya. Aku pernah berada dalam dekapan tangan yang lain. Tapi rasanya sungguh berbeda, mungkin karena status kami yang saat ini telah berubah. Meski masih ada setitik rasa canggung, setidaknya aku tak takut lagi jika kami harus sampai kebablasan lagi. Karena jika itu terjadi, semuanya sudah sah-sah saja. Keesokan paginya aku terbangun dengan perasaan yang aneh. Jika biasanya yang ku lihat adalah dinding kusam tempat kos di Jakarta, kini pandangan ku di penuhi oleh sesosok pria yang gantengnya luar biasa. Aku harus berdamai dengan ego untuk mengakui semua itu. Kenapa? karena kita bisa melihat wajah asli seseorang saat dia sedang tidur atau ba

