Bab 147. Shera 86

1032 Kata

Shera Fuji Lesmana Hampir saja aku ingin mengumpat, atau setidaknya mengajak pria di hadapanku ini berduel. Tapi keadaan membuatku ingat, kalau saat ini aku sedang berada di atas panggung. Di mana jika ada satu saja kesalahan, maka semua orang akan langsung menjadikan semua ini sebagai bahan tontonan. Dan mungkin, namaku akan viral sebagai mempelai wanita yang membuat keributan di pernikahan sendiri bersama sang mantan kekasih. Terlalu banyak resiko. Aku nggak sanggup! Adrian dengan senang hati telah memancing keterkejutanku. Tapi bersikap seolah semuanya baik-baik saja. "Its ok. Dalam waktu dekat mungkin lo juga bakal terima undangan pernikahan gue jug sih," ujarnya kemudian. "Wah, gue nggak sabar. Semoga aja emang cepet ya," jawabku basa-basi. Padahal di dalam hati, aku ingin sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN