Aku semakin melesak turun, menikmati setiap sensasi hangat air dari bathup. Suhunya yang pas, membuat setiap urat syaraf tubuh dan otakku yang mulanya semerawut ini jadi lebih rileks. Ada begitu banyak rencana yang sempat terpikir, tapi Shera yang buru-buru keluar setelah membersihkan diri tadi membuat segalanya jadi buyar. Dia nggak suka melakukannya di kamar mandi. Shera lebih suka berada di atas ranjang yang bersih. Berbeda denganku yang ingin mencoba beberapa hal baru. Meski tentu saja, bukan berarti aku tidak pilih-pilih kamar mandi yang bersih. Tapi ini adalah rumah kami, di mana kami tahu betul kebersihan macam apa yang benar-benar di jaga. Hari ini aku bertemu dengan Mawar. Ku katakan pada Shera bahwa itu adalah sebuah kebetulan, padahal realitanya adalah, Mawar yang menghubung

