Axel Yudhistira Ayo Axel, kamu pasti bisa. Hanya tinggal satu langkah lagi. Seseorang, menyangkutkan kain kerudung putih di atas kepalaku dan Shera. Kemudian Bapak penghulu itu bertanya pada Shera. "Adinda Shera juga sudah siap?" Shera tampak terdiam sejenak. Jantungku sempat di buat hampir copot, untuk menunggu jawaban Shera. Takut kalau-kalau di saat seperti ini, gadis itu malah berubah pikiran. Tapi rupanya tidak, karena beberapa saat kemudian, gadis itu menjawab dan terdengar yakin. "Iya, Shera juga siap," ujarnya. Bapak Penghulu itu kemudian meminta Bapaknya Shera untuk maju dan pindah tempat duduk jadi berada di sampingnya. Tentu artinya, beliaulah yang akan menikahkan putrinya secara langsung. Dan ini terasa lebih membuatku gugup karena aku berhadapan langsung dengan orang

