Bab 142. Axel 23

1040 Kata

Axel Yudhistira Jadi begini rasanya duduk dan menjadi pusat perhatian dari semua orang. Di hadapanku duduk seorang Penghulu yang ku pikir umurnya mungkin tak jauh berbeda dari Papa. Semua orang tengah saling berbisik menunggu kedatangan Shera. Dia lama sekali sih? padahal meskipun aku gugup, aku tetap ingin segera bertemu dengan Shera. Aku ingin melihat bagaimana wajah bahagianya setelah kami resmi menjadi suami istri nanti. Dan aku juga ingin sekali tahu, apakah dia saat ini sedang merasa santai, atau justru merasa tak tenang dan sama gugupnya denganku. "Tenang Bang Axel. Cewek kalau dandan itu memang suka lama. Bang Axel tetap fokus aja, udah hafal belum kalimat buat nanti Ijab Qobul nya? ingat nggak nanti siapa nama panjang Shera?" Lisa berbisik. Adik semata wayangku itu duduk d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN